Picture by: Susebraids in Flickr

Oh,

Aku yang tertinggal gerabak

Di hentian itu

Mengejar cinta yang tertangguh

Penuh melimpah

Hingga aku tertinggal gerabak lagi

Oh,

Aku yang tertinggal gerabak

Ditemani rona pagi yang tersenyum simpul

Memerli aku kah?

Desir semilir desa pagi yang menusuk

Tajam menghiris halus

Berbicarakah?

Dengan aku

Aku yang terpisat kesejukan

Di situ; sendirian.

Akulah itu yang tertinggal gerabak

Di hentian itu

Akulah

Akulah

Yang tertinggal gerabak lagi

Dalam mengejar cinta yang tertangguh

Tidak aku tidak

Tetap aku menanti di hentian itu

Menanti gerabak

Demi memenuhi cinta yang tertangguh