Risale-i Nur Collection Books Exhibition
I just received an email from my good friend in Turkey ( who has been graduated from here also ) which remind me of Bediuuzzman Said Nursi our very own distinguished scholar. In previous days before she went back, we will casually discussing together about Bediuzzaman Said Nursi particularly during Ramadhan. She indeed always has an amusing story about Said Nursi. Mainly because it is related to the fact that her relatives has been working with Said Nursi at his late days. At the same time also, a Turkish friend of mine who are still here has decided to make a book exhibition of Risale-i Nur Collection in IIUM ITD Foyer for about ten days. Starting from 7th January until 19th January 2008. She has promised me to email the draft of the advertisement poster yet I still did not receive one. We just meet a couple of days ago and discussed together about Bediuzzman Said Nursi which is an occasion that I missed so much since Albazrah has left to Penang to work there. Here I indicated some quote from Bediuzzaman Said Nursi. I loved everything that has been written by this noble scholar and appreciated his legacy as a true gift from God. For those who is in IIUM and interested to know more about Said Nursi can take this chance to take a peek at the books exhibition. She told me that the books which has been displayed there can be considered cheap comparing to the actual prices. So, why not grab this chance and show your love toward Ulama’ Amilin!.
Nursi said: "Oh Brothers who are listening to these words of mine here in Ummayyad Mosque! And Oh Muslim brothers in the mosque of the World of Islam forty to fifty years later! Do not make apologies, saying, "We do not do any harm, but also we do not have the power to do anything beneficial; therefore we are excused."Such an apology is not acceptable. Your laziness, and saying,"What is it to me?", and your displaying no effort and not getting into the working spirit through Islamic Unity and true Islamic Nationhood have done much damage and injustice to yourselve. (The Damascus Sermon)

Terima kasih sudi singgah di blog kak. insyaAllah kak singgah lagi di sini
Comment by zalisa — January 17, 2008 @ 1:42 am
Saya terlintas artikel ini sebentar tadi. Dapat lihat kedudukan Said Nursi dalam konteks luas sebagai salah satu dari pelbagai gerakan Naqshbandi yang sangat berpengaruh di Turki.
Terdapat lagi satu aliran yang lebih political di bawah Shaykh Es’ad yang dikatakannya sedikit mirip Ikhwanul Muslimin. Antara pengemukanya ialah Necmetin Erbakan.
Sekadar tambahan maklumat.
Comment by Kaki Bangku — January 17, 2008 @ 3:14 am
Link menarik http://www.quranexplorer.com/quran/
Comment by dhuat — January 17, 2008 @ 3:18 am
Zalisa: Terima kasih juga kak datang ke sini.:)
Kakibangku: Menarik pautan link itu. Tak silap ana dalam hayat hidup Said Nursi memang mempunyai sejarah berguru dengan pelbagai guru dan menuntut ilmu dalam pelbagai bidang sebelum menjadi ” Said Qadim” atau Said Lama yang menentang Rusia melalui gerakan berbentuk fizikal yang menyebabkan berlaku banyaknya spekulasi dan percubaan bunuh ke atasnya yang menyebabkan beliau di ‘buang negeri’ ke Barla, satu daerah terpencil yang menyebabkan tercetusnya ” Said Jadid” yang menulis Rasaelin Nur.
Menurut artikel yang Kakibangu pautkan itu, ada menyebut tentang Fethullah Gulen. Seperti yang kita maklum, Fethullah Gulen merupakan penulis terkenal yang beraliran Sufi dan banyak menulis buku-buku terkenal. Biasanya, apabila Bediuzzman Said Nursi disebut ramai yang akan menyangka ianya adalah sebuah tareqah atau aliran pemikiran berbentuk kesufiaan. Sebenarnya tidak. Kalau diperhalusi Said Nursi lebih membawa kepada Risalah iman yang mempunyai ruh spiritual yang tinggi dengan menggunakan rational akal dan bukti-bukti Saintifik. Susah nak diterangkan pada orang ramai yang benar-benar masih belum mengenal, mendalami atau membaca karangan Said Nursi sendiri.
Mereka mempunyai halaqah2 mereka tersendiri namun secara teoritikalnya mereka bukanlah sebuah tareqah. Seperti artikel yang kakbangku bagi tu, ada menyebut juga tentang Jamaah An-Nur. Anak-anak murid Said Nursi atau anak-anak murid kepada anak-anak murid Said Nursi sendiri menyatakan apa yang dibawa adalah risalah iman.
Namun kerana Said Nursi mempunyai latar tareqah itu sendiri, perjalanannya membawa Rasaeilin Nur berbentuk kesufian bersifat akademik. Said Qodim lebih berbentuk akademi dan intelektual. Said Jadid kemudiannya merangkumi kesemua kebijaksanaa Said Qadim dan membentuk Said Nursi yang baru yang memberi inspirasi satu anjakan baru berbentuk spiritual mendalam yang sangat praktikal dan rational.
Terima kasih Kakibangku atas pautan itu. Boleh memberi kita peluang melihat SaidNursi dari perspektif yang berbeza. Sebenarnya ana sendiri masih cetek pengetahuan tentang Said Nursi. Nisbah 1:100. Ilmunya ibarat cahaya. Masih banyak belum diterokai.
Tentang Shaykh Es’ad, em pertama kali dengar ni. Thanks to the link, menyebabkan boleh explore tokoh-tokoh Islam yang belum pernah dikenali dan juga a new light to the fact Naqhsabandi has large influence in Turkey. Before this I thought in Turkey there is more of Sahdzili’s influence instead of Naqhsabandi.
Ahmad: Terima kasih atas link tersebut. Sangat menarik.
Comment by Administrator — January 17, 2008 @ 9:18 am
Sekadar tambahan, for those who are interested to read the full version of Damascus Sermon this is the link ” Damascus Sermon” . Kalau kita perhatikan tarikh di mana Said Nursi menyampaikan syarahan ini pada tahun 1911 semasa beliau cenderung kepada gerakan politik dalam menentang penjajah. Sedang beliau memulakan penghijrahannya kepada Said Jadid bermula pada tahun1925 di Barla.
As one of the lectures here has been asserted that In the name of Allah that Said Nursi is no other than waliyullah. The lecture is Prof Sano Khutub who is well known as a moderate scholar whom some of his opinions weren’t fully being accepted by a numbers of postgraduate students. Yet he is remarkable lecture and respected by others. Albazrah told me about this, that Prof Sano has declared that in one of Seminar regarding Said Nursi.
Comment by Administrator — January 17, 2008 @ 9:45 am
Read Risale-i Nur Collection www.gencnur.com/read.htm
Comment by hasan — February 10, 2008 @ 9:23 am